Seorang ibu dihukum 2 tahun penjara kerana mengahwini kedua anak kandungnya sendiri
Daily Mail
Patricia dan Putera Kandungnya, Jody Jr.
Seorang ibu asal Oklahoma,
Amerika Syarikat didakwa dua tahun penjara serta delapan tahun masa
percubaan kerana mengahwini putrinya sendiri, dilansir dailymail.co.uk. Patricia Spann (Daily Mail)Mahkamah juga mendakwa Patricia sebagai pelaku pelecehan seksual. Mantan pasangan yang juga puteri kandungnya sendiri, Misty (26), juga diberi hukuman percubaan selama 10 tahun. Misty (Daily Mail)Sebelumnya, Misty mengaku menjalin hubungan terlarang dengan ibu kandungnya sendiri sejak 2014 lalu. Kemudian mereka berkahwin pada 25 Mac 2016, setelah sang ibu meyakinkan bahwa hubungan yang dilakukan keduanya adalah legal. Mirisnya, sebelum menikahi puteri kandungnya sendiri, ia pernah mengahwini putera kandungnya yang bernama Jody Jr. Jody Jr (Daily Mail)Patricia mengahwini Jody ketika puteranya tersebut baru berusia 18 tahun pada 2008 lalu. Sama halnya seperti Misty, Jody akhirnya mengajukan pembatalan
pernikahan ke mahkamah kerana menganggap hubungan antara ibu dan anak
ini tidak dibenarkan oleh hukum.
Putera ketiga Patricia, Cody, juga mengaku bahwa ia pernah ditawarkan untuk menikah dengan ibu kandungnya sendiri. Beruntung bagi Cody, ia menolak mentah-mentah tawaran gila dari ibunya tersebut. Cody (Daily Mail)Patricia sendiri nekat mengahwini anak-anak kandungnya kerana merasa ia tak mempunyai hak asuh terhadap ketiga anaknya. Setelah Patricia bercerai dengan suami pertamanya, James pada 1996,
hak asuh ketiga anaknya memang jatuh ke tangan neneknya, Barbara Spann. Pernikahan ini boleh terjadi dan tanpa sengaja dilegalkan kerana nama
Barbara-lah yang ada dalam akta kelahiran tiga anak tersebut. Barbara Spann dan ketiga cucunya, Jody Jr, Misty, dan Cody. (Daily Mail)Pihak berwenang akhirnya mengetahui pernikahan ilegal ini setelah
Misty mendaftarkan gugatan pembatalan pernikahan, dan menuduh ibunya
telah membohonginya
No comments:
Post a Comment