Thursday, November 1, 2018

Lelaki ini lari masuk hutan kerana tak mampu bayar pinjaman pelajaran

1/11/
Tertekan Harus Cicil Utang Biaya Kuliah, Pria Ini Pilih Kabur ke Desa Terpencil
CNBC via Kompas.com
Chaad Haag, pria asal Amerika Syarikat  yang memilih hidup di desa terpencil India untuk menghindari membayar cicilan hutang.
 Merasa tertekan kerana terpaksa membayar pinjaman pelajar yang diterima, seorang warga Amerika Syarikat memilih lari ke sebuah desa terpencil di India.

Chaad Haag mengajukan pinjaman pelajar untuk membantunya menyelesaikan kuliahnya.
Namun setelah lulus, dia ternyata kesukaran mencari pekerjaan sesuai dengan jurusannya.

Dilansir Oddity Central Selasa (30/10/2018), pekerjaan pertama Haag adalah mengeluarkan muatan dan membangun roket mainan.
Kemudian dia menjadi pembantu profesor supaya boleh membantunya membayar  hutang yang dilaporkan mencapai 20 ribu dolar AS.

Namun, membayar cicilan sebesar 300 dollar AS per bulan membuat lulusan jurusan Filsafat itu merasa tertekan.
Kepada CNBC, Haag mengaku sempat berfipikir untuk tinggal di goa untuk menghindari membayar hutang.

Dia tahu seseorang juga memikirkan hal yang sama.
Namun setelah mempertimbangan kembali, lelaki berusia 29 tahun itu memutuskan untuk pergi sejauh mungkin.

Maka dia segera mengemaskan barangnya.
Tujuannya adalah desa Uchakkada yang ditutupi hutan lebat, dan berada di Negara  Kerala.
Dia tinggal di sebuah rumah kecil.
Harga sewa rumah tersebut 50 dolar AS  per bulan.
Di situ dia berkahwin   dengan wanita setempat yang berprofesyen sebagai 
pensyarah. 

Haag menyatakan dia kini sudah tidak khuatir lagi bayang-bayang jatuh tempo pembayaran hutang itu bakal menghantuinya.
"Ini seperti jika daun jatuh dari pohon dan tidak ada yang mendengarnya, apakah boleh saya mengatakan daun itu ada?" tanya Haag.

Dia mengaku bukan kewajiban membayar  hutang20 ribu dolar AS yang membuatnya tertekan.
Namun ketidakmampuannya mendapatkan pekerjaan yang diinginkan.
Selain itu bebannya untuk membayar cicilan 300 dollar AS setiap bulan ditambah dengan harus memenuhi keperluan  harian membuatnya tersiksa.

Dia mengaku memutuskan tinggal di desa terpencil seperti Uchakkada memberikannya kesulitan.
Misalnya, tandas di sana hanya lubang. Meski begitu, dia mengaku cukup berbahagia dengan keputusannya.

"Di hari sebelumnya saya dapat melihat empat ekor gajah," tuturnya.
Pakar menuturkan melarikan diri dari pinjaman pelajar merupakan hal yang berisiko kerana bolehmembuat hutangmenjadi semakin besar.

  Tribunnews

No comments:

Post a Comment